Gairah Bercinta Suami Hilang

Di bulan-bulan pertama pernikahan, gairah bercinta suami-istri umumnya masih menggebu-gebu. Ibaratnya, tiap hari adalah masa bulan madu. Tapi, seiring bertambahnya usia pernikahan, frekuensi bercinta pun menurun. Masalahnya, adalah bila salah satu masih memiliki semangat yang sama dengan masa bulan madu, sementara pasangannya sudah menyerah Lantas, jika suami berubah  di tempat tidur.

Stres pada pekerjaan
Suami yang sedang dalam emosi karena begitu stres tingkah laku dan raut wajahnya pun terlihat jelas. Jangankan tersenyum, bicara pun  saja tak mau. Singkirkan pikiran bahwa Anda tak menarik lagi di matanya, atau dia berselingkuh. Terlalu banyak hal yang melintas di dalam benaknya sehingga seks bukan lagi menjadi prioritas. Harus melakukan presentasi penting untuk mendapatkan proyek besar, memikirkan pengeluaran rumah tangga yang kian membengkak, belum lagi ada anak buah yang tidak disiplin. Semua hal itu bisa mengganggu fokus perhatiannya.

Solusi:
Mengatasi stres yang bertumpuk memang tak mudah. Anda dituntut untuk lebih bersabar menghadapi suami. Memang terdengar klise, tapi pengertian dan kesabaran Anda menjadi kunci utama untuk membantu suami terlepas dari problema pribadinya. Pancinglah dia agar mau menceritakan semua masalah. Belum tentu Anda bisa mencarikan jalan keluarnya, tapi paling tidak Anda mengurangi beban di pundaknya dengan menjadi pendengar yang setia.
Buatlah bulan madu kedua dan bangunlah suasana yang romantis. Sesekali, ajaklah suami menikmati makan malam romantis di tempat yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya.