Tips Sehat Saat Berhubungan Seks

Tips Sehat Saat Berhubungan SeksPenyakit menular seksual bisa mengenai laki-laki maupun perempuan dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Karena itu tak ada salahnya untuk melakukan seks yang aman agar terhindar dari infeksi iniPenyakit menular seksual (PMS) bisa ditularkan melalui hubungan seksual yang melibatkan alat kelamin, mulut, dubur dan juga menyebar dari ibu hamil ke janin yang dikandung sebelum atau selama proses persalinan.

Meskipun kebanyakan PMS bisa disembuhkan, tapi beberapa dari PMS seperti HIV, herpes genital dan HPV (menyebabkan kutil kelamin) sulit atau tidak bisa diobati. Sebagian besar PMS ditularkan melalui orang yang tidak tahu bahwa dirinya terinfeksi. Salah satu cara pencegahannya adalah menggunakan pelindung setiap kali berhubungan seks. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah PMS adalah menunda suatu hubungan seks hingga keduanya siap secara fisik dan emosional, atau setelah keduanya melakukan tes atau uji terhadap PMS.

Beberapa PMS seperti HIV bisa memakan waktu hingga 6 bulan sebelum terdeteksi dalam darah, sedangkan genital herpes dan HPV dapat menyebar tanpa ada gejala yang muncul. Jika pasangan sudah diuji, sebaiknya tetap menggunakan kondom saat berhubungan seks dan melakukan uji kembali setelah 6 bulan kemudian.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan, Untuk melakukan hubungan seks yang aman dan terhindar dari PMS:

1. Perhatikan gejala PMS seperti luka
Kemerahan, sakit saat berkemih pada alat genital pasangan.

2. Jangan memiliki lebih dari satu pasangan seks
Karena setiap kali menambah pasangan seks, maka kemungkinan untuk tertular PMS semakin besar dan bisa menyebar ke pasangan seks lainnya.

3. Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seks
Karena kondom adalah cara terbaik untuk melindungi diri dari PMS. Kondom yang bisa melindungi terbuat dari lateks atau poliuretan, sedangkan kondom dari usus domba tidak bisa memberikan perlindungan terhadap PMS.

4. Gunakan pelumas berbahan dasar air untuk mencegah luka di kulit
Jika kekurangan peluams saat berhubungan seks. Luka yang kecil di vagina atau dubur selama hubungan seks, memungkinkan infeksi masuk ke dalam darah.

5. Bagi perempuan, hindari menyemprotkan cairan ke vagina
Karena bisa mengubah keseimbangan organisme normal di vagina sehingga meningkatkan risiko terkena PMS.

6. Bertanggungjawablah terhadap diri sendiri. Hindari kontak seksual jika memang diketahui memiliki gejala infeksi atau sedang melakukan perawatan akibat PMS atau HIV.


Topik Terkait:
, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>