Ketika Liburan Penyakit Diabetes Semakin Meningkat

Ketika Liburan Penyakit Diabetes Semakin MeningkatPenyakit diabetes yang tidak dapat disembuhkan hanya dapat diatasi dengan mengontrol gaya hidup dan pola makan. Tapi saat liburan, orang dengan diabetes seakan terlena dan mengabaikan semua pantangannya, sehingga banyak pasien yang mengalami peningkatan gula darah. “Saat liburan, pasien diabetes yang biasa kontrol ke saya, mengalami peningkatan gula darah yang cukup tinggi,” ujar Prof DR dr Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD. Prof Sidartawan menuturkan bahwa pasien diabetes yang kebanyakan adalah orang tua, biasanya akan mengabaikan pantangannya demi bisa bersenang-senang dengan anak dan cucunya saat liburan.

Ini sangat mengkhawatirkan bila terjadi terus-menerus. Karena penyakit diabetes sangat rentan dengan komplikasi penyakit berbahaya. Asal tahu saja, ada dua jenis komplikasi yang terjadi pada penyakit diabetes, yaitu mikrovaskular dan makrovaskular. Mikrovaskular (pembuluh darah kecil) meliputi pembuluh darah ke mata, ginjal dan saraf. Sedangkan makrovaskular (pembuluh darah besar) meliputi pembuluh darah ke otak, jantung dan kaki.

Bila komplikasi mengenai mikrovaskular, maka orang dengan diabetes akan mengalami kebutaan, gagal ginjal dan gangguan saraf (baal atau mati rasa). Dan jika mengenai makrovaskular, maka orang diabetes akan mengalami stroke, penyakit jantung dan kelumpuhan. Maka dari itu, meski musim liburan, lebaran atau hari-hari besar yang menyediakan banyak makanan yang menggiurkan, orang dengan diabetes tetap harus hati-hati dalam menjaga pola makan dan tetap teratur melakukan olahraga, agar tidak berakibat fatal dan merenggut kebahagiaan Anda dengan seketika.