Cemilan Dapat Mengandung Lemak dan Karbohidrat Berlebihan

Cemilan Dapat Mengandung Lemak dan Karbohidrat BerlebihanCamilan dan minuman biasanya selalu menemani saat-saat anda lagi santai bersama keluarga. Memang camilan bisa mengatasi rasa lapar yang sering hadir di saat begadang, namun juga bisa memberikan asupan lemak, garam dan karbohidrat berlebihan, termasuk gula. Setidaknya pastikan lima camilan yang harus Anda waspadai ini tidak dikonsumsi terus-menerus dan dalam jumlah yang berlebihan.

Berikut ada beberapa cemilan yang harus dihindari pada saat bersantai

Permen,coklat susu dan makanan tinggi gula

Permen, coklat susu, dan makanan tinggi gula lain sering digunakan untuk menunda rasa kantuk yang terus menyerang. Namun perlu diingat bahwa sebutir gula-gula ini terdiri dari gula seluruhnya yang tentu saja tidak baik untuk kesehatan jika berlebihan.

Minuman berkarbinasi

Selain kandungan gula yang tinggi, minuman berkarbonasi juga tidak baik untuk kesehatan karena menggunakan senyawa asam di dalamnya. Walaupun sifatnya asam lemah dan akan terurai, namun sering mengonsumsinya akan memberikan efek yang negatif untuk tubuh.

Keripik,kacang,popcorn,biskuit

Keripik (chips), kacang, popcorn, biskuit dan camilan lain yang dibumbui memberikan resiko kesehatan berganda. Bahan dasar camilan sudah mengandung karbohidrat yang tinggi, biang masalah berat badan. Ditambah lagi kandungan bumbu yang ditaburkan di camilan yaitu garam yang bisa meningkatkan risiko hipertensi dan bahan tambahan lain seperti pewarna dan penyedap rasa yang bisa meningkatkan risiko kanker.

Mie Instan

Tengah malam, jarang ada penjual makanan yang lewat dan cara membuat yang cepat membuat mie instan menjadi pilihan pengganjal rasa lapar dan penghangat tubuh saat menonton Piala Dunia 2010. Padahal, selain hanya mengandung karbohidrat saja, kandungan garam yang tinggi dan penyedap rasa yang merupakan cita rasa utama mie instan ini sudah tentu tidak baik untuk kesehatan.

Cake

Menyantap cake lengkap dengan krim dan gula-gulanya memang sangat memanjakan lidah dan menjadi alternatif pengganti makan di tengah malam. Namun menyantapnya tiap hari saat menonton pertandingan bola di televisi? Tentu bukan pilihan yang baik untuk kesehatan Anda.