Ganguan Ginjal Harus Mengatur Asupan Air Minum

Ganguan Ginjal Harus Mengatur Asupan Air MinumPenderita gangguan ginjal memang harus mengatur asupan air minumnya. Ada yang harus mengonsumsi banyak air tapi ada juga yang harus dibatasi minumnya. Untuk penderita ginjal stadium awal sebaiknya jangan puasa dulu. “Untuk menentukan apakah puasa akan membahayakan atau menguntungkan pada pasien ginjal tergantung pada jenis dan derajat penyakit ginjal yang dimilikinya,” ujar DR Dr Imam Effendi, SpPD-H-GH. Hal ini akan sulit dicapai jika seseorang berpuasa, karenanya beberapa orang yang didiagnosis menderita batu ginjal stadium awal disarankan untuk tidak berpuasa. Jika kondisinya sudah membaik, penderita baru boleh berpuasa.

Sebaliknya pada orang yang memiliki penyakit ginjal kronik, baik yang sudah melakukan cuci darah (dialisis) atau belum pada umumnya boleh menjalani puasa. Hal ini karena jumlah urine yang dikeluarkan cenderung menurun atau justru tidak ada sama sekali, sehingga orang tersebut harus membatasi asupan cairannya. Hal ini tentu saja tidak akan mengganggu puasanya. Dr Imam menuturkan penyakit ginjal dibatasi menjadi dua hal yaitu batu ginjal dan penyakit ginjal kronik. Karenanya perawatan yang diberikan untuk kedua penyakit tersebut juga berbeda, termasuk dalam hal jumlah asupan cairan yang dibutuhkan.