Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kejang

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang KejangKejang atau seizure tidak selalu ditandai dengan kekakuan otot seperti yang dialami penderita epilepsi. Gejala yang muncul bisa bervariasi tergantung jenis kejang dan bagian otak yang mengalami serangan.

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang kejang:

Kejang atonik.
Seseorang akan kehilangan sebagian besar kekuatan otot. Penderita akan mengalami kesulitan untuk tetap berdiri maupun berpegangan dan tidak bisa mengontrol gerakan kelopak mata.

Kejang grand mal.

Tipe kejang yang sering terjadi pada penderita epilepsi adalah kejang grand mal atau kejang tonik. Seseorang yang mengalaminya akan terjatuh karena hilangnya kesadaran selama periode tertentu.

Kejang absence.
Ditandai dengan hilangnya kesadaran sesaat yang bisa terjadi tanpa disadari dan sering dialami oleh anak kecil. Jenis kejang seperti ini ditandai dengan terdiam secara tiba-tiba sambil menatap kosong ke langit-langit.

Loading...

Kejang myoclonic.
Kejang myoclonic melibatkan kedua sisi otak sehingga memicu gerakan-gerakan aneh pada kedua sisi tubuh. Pada tahap yang lebih serius, penderita bisa kehilangan kontrol gerakan dan tiba-tiba melemparkan atau menjatuhkan benda yang dipegangnya.

Kejang parsial.
Hanya melibatkan bagian tertentu dari otak, sehingga efeknya lebih ringan dibandingkan kejang yang melibatkan kedua sisi otak. Kejang parsial yang sederhana berdampak pada kemampuan motorik, persepsi indera atau dampak psikologis.