3 Faktor Kesalahan Makanan Pada Anak-anak

Mendapatkan makanan yang sehat untuk pertumbuhan bagi anak-anak

Bagi Anda, mungkin mendapatkan makanan yang sehat untuk anak-anak, tidak lagi terasa sulit. Namun tahukah Anda, disini ada tiga faktor kesalahan yang tanpa kita duga merupakan larangan besar untuk diberikan pada anak-anak, yakni:

- Pertama

Memberikan susu yang berlebihan. Dalam sehari susu tidak boleh diberikan lebih dari 24-32 ons perhari. Dengan asupan susu yang melebihi ukuran maka bisa membuat anak tidak merasa lapar dan cenderung enggan mengkonsumsi makanan lain.

- Kedua

Menyajikan makanan dalam berbagai bentuk variasi baru. Suatu hari Anda ingin memperkenalkan kembang kol pada si kecil, lebih baik jangan dicampur dengan nasi lalu ditutupi dengan keju. Biarkan anak Anda melihat itu sebagai 3 jenis makanan yang berbeda, agar si kecil bisa menyesuaikan diri.

- Ketiga

Mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak. Faktanya, sampai usia dua tahun anak-anak masih memerlukan makanan yang mengandung susu dan keju untuk pertumbuhan mereka, setelah berusia diatas itu, baru diganti hanya menjadi 2%.

Langkah mudah untuk mengajari anak soal seks

Berkembangnya teknologi di dunia modern ada baiknya anak-anak mengetahui tentang informasi seputar seks dari orangtuanya sendiri. Saat ini banyak sumber informasi termasuk dari internet, TV dan teman sebayanya. Jika si kecil tidak mendapat informasi yang tepat, terutama dari Anda sebagai orangtuanya, bisa jadi anak salah mengartikan informasi seputar seks.

Ada beberapa langkah cari tau mendidik anak di rumah seputar masalah seks berikut ini:

Langkah Pertama

Memulai dengan percakapan. Anak-anak mungkin tidak akan berpaling dari orangtua ketika diajak bicara soal seks. Persiapkan jawaban dari pertanyaan yang mungkin mereka ajukan dalam bahasa sederhana.

Langkah Kedua

Diskusikanlah tentang nilai. Dalam suatu aktivitas seks atau seputar masalah seks, ada nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Orangtua perlu memasukkan nilai-nilai tersebut dalam percakapan. Salah satunya, nilai-nilai agama. Orang tua harus menyatakan nilai-nilai yang ada secara jelas. Sebagai contohnya, jika Anda percaya, tidak boleh ada seks di luar nikah, hal ini harus ditekankan. Rasa hormat dan martabat antara pria dan wanita juga dapat didiskusikan dalam konteks nilai-nilai.

Langkah Ketiga

Berbicara tentang hubungan. Bicara tentang konsep seks antara dua orang berarti ada hubungan antara dua orang. Beritahu pada buah hati Anda, ada makna kepercayaan antara pasangan yang dapat dibicarakan. Gunakan contoh-contoh dari kehidupan Anda untuk menggambarkan arti kepercayaan.

Langkah Keempat

Bicarakan masalah emosi. Menekankan perbedaan antara emosi dan keinginan. Katakan padanya, saat melakukan seks harus ada rasa cinta antar pasangan. Dengan adanya rasa cinta, seseorang bisa tertarik untuk berhubungan seks.

Langkah Lima

Sorot konsekuensi dari seks. Diskusikan konsekuensi positif dan konsekuensi negatif jika pasangan berhubungan seks. Meskipun mungkin ada kepuasan jangka pendek, ada konsekuensi jangka panjang. Perasaan bisa terluka, dan perasaan orang mungkin merasa hancur jika pasangan kehilangan minat seksual dalam hubungan. Seks membawa tingkat baru keintiman, dan keintiman ini bukanlah sesuatu yang dapat dihentikan. Kehamilan adalah konsekuensi lain yang harus dibicarakan.


Topik Terkait:
, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>