Akibat Kelebihan Berolahraga

Akibat Kelebihab BerolahragaBanyak orang yang merasa sudah menjalani olahraga dengan baik, tapi yang didapatkan tubuh malah tidak fit. Sebaliknya periksa kadar olahraga Anda, jangan-jangan terlalu berlebihan. Apa tanda-tanda kelebihan olahraga itu? Olahraga memang baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan kebugaran. Tapi kadang orang terlalu berlebihan berolahraga karena berharap ingin cepat kurus atau ingin punya badan ideal. Jika seseorang melakukannya secara berlebihan atau terlalu kuat bisa mengakibatkan overtrainning yaitu suatu kondisi negatif yang dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran.

Overtraining atau kelelahan yang berlebihan terjadi ketika seseorang melakukan olahraga atau latihan dengan intensitas, frekuensi atau durasi yang berlebihan. Akibatnya orang tidak mungkin melakukan pemulihan yang cukup setelahnya. Jika hal ini sudah mencapai tahap kronis bisa membahayakan tubuh dan dapat melenceng dari tujuan olahraga itu sendiri.

Orang yang terlalu banyak melakukan olahraga akan mengalami tanda-tanda:

1. Kelelahan kronis
2. Peningkatan cedera
3. Mudah murung dan tersinggung
4. Sakit kepala
5. Gangguan dalam hal cita rasa
6. Insomnia
7. Flu yang tak kunjung sembuh
8. Sakit pada otot dan sendi
9. Anemia
10. Depresi
11. Penurunan kinerja.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seseorang untuk memulihkan kondisinya yaitu:

Langkah pertama adalah pencegahan.
Jika salah satu gejala sudah muncul, maka segera ubah program latihan atau olahraganya sehingga tidak membuat kondisi bertambah buruk.

Memberikan bahan bakar yang berkualitas untuk tubuh.

Komposisi makanan dan waktu konsumsinya menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah serta pemulihan dari overtraining. Usahakan untuk mengonsumsi protein dan karbohidrat, serta makan dua jam sebelum berolahraga dan segera setelah selesai olahraga.

Saatnya untuk istirahat.
Pengobatan yang paling baik untuk overtraining adalah istirahat dan pemulihan, misalnya dengan mendapatkan jumlah waktu tidur yang cukup, mengurangi frekuensi dan intensitas olahraga misalnya menjadi dua kali dalam seminggu.

Memiliki kehidupan lain selain ke pusat kebugaran.
Meskipun seseorang berlatih dengan keras di pusat kebugaran, tapi ketika latihan sudah selesai bisa kembali fokus pada hal-hal lain seperti melakukan hobi yang dapat menyenangkan diri sendiri atau beristirahat.

Jaga tubuh agar tetap hidrasi.
Tubuh akan berfungsi secara optimal ketika berada dalam kondisi terhidrasi dengan baik, karena itu usahakan untuk tetap mengonsumsi air sebelum, selama dan setelah berolahraga. Jika cuaca panas, maka dibutuhkan jumlah cairan yang lebih banyak.