Cara Melawan Virus Flu

Cara Memerangi Virus FluMeski sudah mengenakan Tameng Penghalang Flu, namun kondisi badan Nina tetap saja drop dan hasilnya flu tak lagi berbelas kasihan dalam tiap serangannya. Akibatnya Nina pun terkapar tak berdaya di atas ranjang kosnya. Walau tergolong penyakit ringan, namun flu bisa sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan seseorang. Jika virusnya mulai menggerogoti kesehatan, maka kini saatnya untuk menyatakan serangan balik pada virus jahat tersebut.

Cara menyerang virus flu:

Tinggal di rumah.
Dalam berperang biasanya seseorang keluar meninggalkan rumah. Lain halnya dengan perang versus virus flu. Untuk perang satu ini, kita justru diwajibkan tinggal di rumah. Mengapa? Sebab virus flu begitu cepat dan mudah menular. Bisa jadi lingkungan kerja yang membuat kita terkapar saat ini.

Makanan serba hangat.
Salah satu cara efektif untuk kembali sehat dan kuat adalah dengan makan makanan yang tepat. Makan sup atau makanan berkuah yang disajikan hangat, hindari gorengan, minyak, dan es. Minum teh atau air hangat juga sangat membantu proses kesembuhan. Penganan serba hangat ini merupakan peluru yang bisa membunuh virus flu dengan jitu. Jangan lupa selalu sediakan sayur dan buah dalam menu harian ya.

Cuci tangan dengan air hangat.

Biasanya kita tak berani mandi saat kondisi dalam keadaan mbeler dan meriang, namun menjaga kebersihan saat ada banyak virus di sekitar kita jelas tetap perlu dilakukan. Cuci tangan merupakan salah satu kegiatan bersih-bersih yang wajib, apalagi setelah memegang hidung, pegangan pintu, telepon, atau benda lain yang menjadi tempat kuman bersarang. Gunakan air hangat dengan banyak sabun.

Menutup mulut.
Saat bersin atau batuk, tutup area mulut dan hidung. Namun hindari menggunakan tangan, sebisa mungkin gunakan saja lekukan siku. Sebab jika menggunakan tangan, maka saat menutupi lagi (untuk bersin berikutnya), maka kuman yang sama akan masuk ke area hidung dan mulut lagi.

Istrahat yang banyak.

Menyinggung saran pada poin pertama, tinggal di rumah ternyata bukan hanya untuk menghindari penyebaran kuman saja, namun juga agar kita bisa beristirahat sebanyak mungkin.

Suntik.
Cepat ingin sembuh namun ogah minum terlalu banyak obat? Kita bisa pergi ke dokter untuk sekedar minta suntik. Namun, semua itu juga kembali pada seberapa parah kondisi kita. Biarkan dokter yang memutuskan Anda perlu suntik saja atau dengan obat juga.