Sembilan Cara Cegah Nyeri

Upaya mencegah nyeri tentu lebih baik, daripada mengobatinya

Gangguan nyeri pada persendian merupakan penyakit degeneratif yang biasanya akan memburuk seiring bertambahnya usia, bila tidak ditangani dengan baik. Upaya mencegah nyeri ini tentu lebih baik, daripada mengobatinya. Cobalah kiat berikut untuk mencegah nyeri sendi.

1. Pelajari cara-cara praktis untuk rileksasi.

Otot atau urat yang tegang mudah membuat persendian stres.

2. Jaga keseimbangan antara istirahat dan beraktivitas.

Istirahat selama delapan jam di malam hari ideal untuk menjaga kesehatan otot dan urat.

3. Berolahraga secara teratur.

selama 20-30 menit per hari. Hindari latihan yang dapat menyebabkan nyeri atau ngilu pada persendian.

4. Biasakan sikap tubuh yang baik.

Angkat barang yang berat dengan tumpuan otot pangkal paha (pinggul), bukan dengan punggung.

5. Lindungi persendian.

Dalam udara dingin gunakan sarung tangan untuk melindungi buku-buku jari, baju dalam panjang untuk melindungi lutut, dan kaus kaki tebal untuk melindungi pergelangan dan jari kaki.

6. Pangkas berat badan jika Anda kegemukan.

Mengurangi berat badan sebanyak 6 kg dapat memotong risiko nyeri sendi sampai 50%.

7. Hindari kursi dan kasur yang terlalu empuk.

8. Berendam dalam air hangat, terutama setelah latihan yang berat.

9. Usahakan tidak mengusung beban dengan cara digendong atau dipanggul.

sebaiknya ditarik dengan alat. Gunakan gerobak atau alat beroda untuk membawa kotak yang berat, misalnya.

Cara mengatasi kram

Kram adalah kejang otot mendadak yang menimbulkan rasa nyeri. Kejang otot sering terjadi ketika kita sedang tidur, tetapi juga bisa karena kerja fisik yang berat, misalnya lari. Biasanya pada waktu kita lari tiba-tiba kaki kita mengalami kram. Kejang otot juga terjadi akibat tubuh kehilangan garam dan cairan karena banyaknya keringat yang keluar. Kram biasanya dapat disembuhkan dengan meregangkan dan memijat otot yang terserang.

Kram pada kaki

Korban dibantu berdiri dan berat badannya ditahan dengan kaki bagian depan. Setelah kejang pertama berlalu, pijat kakinya.

Kram pada betis

Lutut korban diluruskan, kaki ditekan dengan kuat dan mantap ke atas mengarah ke tulang kering. Pijat ototnya.

Kram pada paha

Untuk kejang pada paha bagian belakang, lutut korban diluruskan dan kakinya diangkat. Untuk kejang pada paha bagian depan, lutut ditekuk. Pada kedua paha, pijat ototnya kuat-kuat.

Buah pencegah rematik

Sekitar 40 % penduduk Indonesia yang berusia di atas 40 tahun memiliki keluhan nyeri sendi dan otot atau disebut juga penyakit rematik. Penyebabnya bermacam-macam, dari luka mekanik akibat kecelakaan, aktivitas berlebihan, sampai infeksi virus dan bakteri. Pengobatan penyakit rematik difokuskan untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Obat-obatan untuk mengurangi keluhan akibat rematik antara lain asetaminofen, obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS), kortikosteroid serta obat penekan kekebalan tubuh. Namun Anda perlu tahu, kebanyakan minum obat penghilang rasa sakit maupun anti radang yang dijual bebas dapat mengiritasi lambung dan usus serta menyebabkan tukak. Selain pemberian obat, nyeri sendi juga bisa dikurangi dengan modifikasi aktivitas sehari-hari, misalnya menghindari kegiatan yang membebani sendi disertai istirahat cukup dan olahraga.

Dalam buku Terapi Herba, Buah, Sayuran 10 Penyakit Utama, terbitan majalah Flona disebutkan ada beberapa jenis makanan dan minuman yang efektif untuk membantu penyembuhan sakit akibat radang sendi, yakni:

– Alpukat

Anda tidak akan menderita rematik atau arthritis selama rajin mengonsumsi alpukat matang secara teratur. Lemak yang dikandungnya mampu memberikan lubrikasi secara alami persendian tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut, pergelangan kaki.

Jus apel

Minum jus apel yang diragikan setengah cangkir, dua kali sehari akan membantu penyembuhan sakit radang sendi.

Jus semangka

Untuk arthritis karena kelebihan asam urat. Segelas jus semangka pagi dan malam akan membantu mendorong keluar kelebihan akumulasi asam urat.

Jika keseleo, jangan diurut

Jika Anda mengalami cedera pada jaringan otot lunak seperti keseleo, tertarik otot atau memar, ada sebuah metode pengobatan awal yang sangat efektif yang bisa dilakukan sendiri di rumah sebelum berobat ke dokter.  Metode ini adalah cara terbaik dalam mengatasi cedera ketimbang Anda datang ke tukang pijat atau urut. Dengan metode RICE, cedera pada pasien dapat diatasi secara dini. RICE sendiri adalah akronim dari  Rest, Ice, Compression, and Elevation. Penting artinya buat masyarakat untuk mengetahui langkah-langkah ini, supaya penanganannya cedera  tidak salah kaprah.

Tanya menguraikan bahwa kombinasi metode RICE dapat membantu pembengkakan yang terjadi setelah cedera akut. Penting pula untuk diingat bahwa semakin cepat metode ini diterapkan pada pasien atau orang yang mengalami cedera, akan semakin efektif manfaat hasil yang akan diperoleh. Tindakan Rest artinya pasien harus mengistirahatkan dan melindungi wilayah otot yang cedera. Jika terasa sakit saat menahan beban, gunakanlah penopang, dan jika terasa sakit untuk menggerakan bagian yang cedera, lindungi dengan  splint atau kayu belat. Selama menjalani metode RICE, pasien juga biasanya diperbolehkan meminum obat-obatan penghilang rasa sakit.  Namun sebaiknya konsumsi obat-obatan ini juga diawasi oleh dokter.