Cara Bermain Seks Juga Berisiko Menularkan Penyakit

Cara Bermain Seks Juga Berisiko Menularkan PenyakitSelain lewat jarum suntik yang tidak steril, human imunodeficiecy viruses (HIV) juga ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman. Beberapa cara bermain seks juga berisiko menularkan penyakit yang tidak ada obatnya itu. Bergonta-ganti pasangan, tidak menggunakan kondom dan bermain kasar (rough sex) sehingga menimbulkan luka adalah hal-hal yang menjadi pemicu penularan penyakit. Agar tidak terkena penyakit kelamin atau HIV, perlu diketahui perilaku apa saja yang sebenarnya meningkatkan risiko penularannya.

Beberapa perilaku yang berisiko tinggi menularkan HIV adalah:

Seks anal (melalui dubur) tanpa pelindung.

Kurangnya pelumasan pada jenis hubungan seks anal (melalui dubur) bisa menyebabkan lecet pada penis dan mukosa dubur, sehingga mudah menularkan virus. Penggunaan pelumas bisa mengurangi risiko terjadinya luka sementara kondom mencegah penularan.

Saling bertukar alat bantu seks.
Meski HIV tidak bisa bertahan lama hidup di luar tubuh manusia, risiko penularan melalui vibrator atau jenis alat bantu seks lainnya tetap ada. Penggunaan pelumas bisa mengurangi risiko abrasi atau pengikisan pada dinding anus, sementara kondom bisa dipakai jika terpaksa harus berbagi alat bantu seks.

Seks oral tanpa pelindung.
Kontak seksual antara mulut dengan penis juga bisa menularkan HIV. Apabila ada sariawan di mulut atau luka di penis akibat penyakit kelamin, gunakan kondom untuk menutup penis atau dental dam (lateks penutup gigi) untuk melindungi mulut.

Tindik dan cukur rambut kemaluan.
Gesekan yang terjadi saat berhubungan seks bisa menyebabkan luka pada bibir kemaluan yang menggunakan percing atau tindik, sehingga membuka pintu untuk masuknya virus. Mencukur rambut kemaluan juga bisa memicu luka, dan sebaiknya tidak saling bertukar alat cukur.

Hubungan seks saat menstruasi.

Keluarnya darah dan kemungkinan adanya pembuluh darah yang terbuka jelas meningkatkan risiko penularan virus. Apapun orientasi seksualnya, hubungan seks saat menstruasi sebisa mungkin harus dihindari.


Topik Terkait:
,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>