Sakit Kepala Karena Ketegangan Otot

Sakit Kepala Karena Ketegangan OtotPasti anda pernah merasakan nyeri kepala seperti pegal di daerah tengkuk setelah bekerja lama di depan komputer atau menyetir kendaraan terlalu lama? Hal tersebut disebabkan oleh ketegangan otot -otot sekitar kepala dan disebut sebagai nyeri kepala tipe tegang. Sakit kepala merupakan keluhan utama yang sering disajikan kepada dokter.

Sakit kepala timbul sebagai hasil perangsangan terhadap bangunan – bangunan di wilayah kepala dan leher yang peka terhadap nyeri. Bukan hanya masalah fisik semata sebagai sebab nyeri kepala tersebut namun masalah psikis juga sebagai sebab dominan. Diketahui bahwa orang – orang yang cenderung sakit kepala mempunyai kepribadian yang tidak banyak berbeda.

Mereka rata – rata tergolong dalam kelompok yang mempunyai perasaan kurang mantap, selalu sangsi akan kemampuan diri sendiri dan mudah menjadi gentar dan tegang. Sangat berhati – hati, cermat sekali serta menginginkan segala – galanya serba sempurna dan juga cenderung untuk mendendam.

Pada akhirnya, terjadi peningkatan tekanan jiwa dan penurunan tenaga. Pada saat itulah mereka terganggu dan ketidakpuasan membangkitkan reaksi afektif pada otot – otot kepala, leher, bahu, serta vaskularisasi kepala sehingga timbul sakit kepala. Jenis sakit kepala inilah yang disebut nyeri kepala tipe tegang .

Terdapat beberapa faktor pencetus nyeri kepala tipe tegang seperti misalnya: Peristiwa stres tertentu, depresi dan kecemasan, kurang tidur atau perubahan pola tidur rutin, tidak makan, postur tubuh yang salah, bekerja dalam posisi yang tidak enak, kurangnya aktifitas fisik, kegiatan fisik yang intens, termasuk aktifitas seksual, perubahan hormonal yang berhubungan dengan menstruasi, kehamilan, atau penggunaan hormon, obat – obatan yang digunakan untuk kondisi lain, seperti depresi atau tekanan darah tinggi, penggunaan obat untuk sakit kepala yang berlebihan.

Kontraksi dan ketegangan otot

Penelitian mengatakan bahwa para penderita nyeri kepala  ini mungkin mempunyai ketegangan otot wajah dan kepala yang lebih besar daripada orang lain yang menyebabkan mereka lebih mudah terserang sakit kepala setelah adanya kontraksi otot. Sebuah teori mengatakan ketegangan atau stres yang menghasilkan kontraksi otot di sekitar tulang tengkorak menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah.

Perubahan zat kimia

Para peneliti sekarang mulai percaya bahwa nyeri kepala ini  bisa timbul akibat perubahan dari zat kimia tertentu di otak – serotonin, endorphin, dan beberapa zat kimia lain – yang membantu dalam komunikasi saraf. Ada anggapan bahwa proses ini mengaktifkan jalur nyeri terhadap otak dan mengganggu kemampuan otak untuk menekan nyeri. Pada satu sisi, ketegangan otot di leher dan kulit kepala bisa menyebabkan sakit kepala pada orang dengan gangguan zat kimia. Di sisi lain, ketegangan otot bisa merupakan hasil dari perubahan zat kimia ini. Beberapa ahli berspekulasi bahwa migren mungkin bisa berasal dari tension headache yang berulang. Migren bisa dibedakan saat nyeri yang terasa menjadi sangat hebat. Ada juga yang beranggapan migren yang ringan adalah suatu jenis tension headache.

Gambaran Klinis dan Diagnosis

Pasien harus menjelaskan durasi dan frekuensi dari sakit kepala, adanya perubahan karakter dalam beberapa waktu belakangan, lokasi, jenis, intensitas nyeri, gejala lain yang berhubungan, dan tindakan yang dilakukan saat sakit kepala muncul. Harus ditanyakan pula hal – hal yang mungkin berhubungan dengan sakit kepala, misalnya sakit kronik dan pengobatannya, riwayat trauma, perubahan pola makan, obat – obat yang sedang dikonsumsi atau adanya penghentian obat, riwayat penyalahgunaan obat, kafein, atau alkohol, adanya stres, depresi, dan kecemasan. Riwayat penyakit dalam keluarga juga penting untuk diketahui.

Nyeri pegal atau perasaan tidak enak itu dapat dirasakan sebagai berdenyut atau kencang mengikat kepala atau nyeri pegal sepanjang kondilus oksipitalis dan tepi orbitalis sesisi atau kedua sisi. Intensitasnya bervariasi dari ringan sampai sedang. Nyeri kepala tipe ini  dapat berlangsung selama 30 menit sampai 1 minggu penuh. Sakit bisa dirasakan kadang – kadang atau terus menerus. Bila sakit kepala mencapai 15 hari atau lebih dalam sebulan selama beberapa bulan, maka kelompok ini digolongkan kronik.

Bagaimana cara pengobatannya?

Nyeri kepala tipe tegang  biasanya mudah diobati sendiri. Dengan pengobatan, relaksasi, perubahan pola hidup, dan terapi lain, lebih dari 90 persen pasien sembuh dengan baik. Saat nyeri timbul dapat diberikan beberapa obat untuk menghentikan atau mengurangi sakit yang dirasakan saat serangan muncul. Penghilang sakit yang sering digunakan adalah: acetaminophen dan NSAID seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, dan ketoprofen. Pengobatan kombinasi antara acetaminophen atau aspirin dengan kafein atau obat sedatif biasa digunakan bersamaan. Cara ini lebih efektif untuk menghilangkan sakitnya, tetapi jangan digunakan lebih dari 2 hari dalam seminggu dan penggunaannya harus diawasi oleh dokter.

Tidak banyak terapi yang terbukti dapat mengobati atau mencegah terjadinya tension headache kronik. Saat ini, yang digunakan adalah golongan antidepresan trisiklik dan terapi cognitive – behaviour. Bila digunakan sendiri – sendiri, terapi ini tidak terlalu membantu. Tetapi dengan kombinasi, kemungkinan keberhasilan lebih besar. Obat sakit kepala biasanya bisa langsung dihentikan, tetapi tetap harus dibicarakan dulu dengan dokter. Bila pasien memilih untuk menghentikan obat secara bertahap, maka penghentian harus selesai dalam waktu 3 hari atau kurang. Bila terlalu lama, pasien akan kehilangan keberanian. Setelah proses penghentian, pasien harus diberitahu kemungkinan adanya sakit kepala yang memburuk dalam beberapa hari ke depan. Walaupun pengobatan dapat menghilangkan nyeri kepala secara sementara, perubahan pola hidup merupakan cara terbaik untuk memerangi tension headache. Mengikuti jadwal tidur yang baik dan makan makanan dengan gizi seimbang adalah salah satu cara mudah yang bisa dilakukan.

Berolahraga secara teratur seperti berjalan, berenang, atau bersepeda bisa mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala. Olahraga mengurangi stress, merelaksasi otot dan meningkatkan kadar beta – endorphin yang merupakan penghilang stress alami tubuh. Mengikuti kelas yoga, massage, dan stretching juga membantu mencegah tension headache. Bila sudah ada sakit kepala, olahraga bisa membantu menghilangkan sakit. Tapi dalam beberapa kasus, olahraga memperparah sakit kepala. Jadi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mulai mengikuti kelas olahraga apapun.


Topik Terkait:
, , , , ,

ARTIKEL TERBARU SETENGAHBAYA.INFO

Resep Sederhana Untuk Memperkuat Gigi

Memiliki gigi yang rapi dan sehat merupakan keinginan dari setiap orang apalagi jika memiliki senyum yang indah. Untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi agar menjadi kuat tentu banyak cara yang orang dapat lakukan. Makanan yang kita masukan dalam perut tiap harinya merupakan salah satu faktor yang dapat membuat gigi dan […]


Mengenal Akut Angioedema dan Bahayanya

Mungkin semua orang pernah terjangkit gatal-gatal dan bengkak di bagian beberapa tubuhnya itu merupakan gangguan akut angioedema. Akut Angioedema adalah merupakan suatu kelainan sistem kekebalan yang diturunkan, yang menyebabkan pembengkakan jaringan pada tubuh secara tiba-tiba. Gejala pembekakan atau benjolan sangat mirip dengan urtikaria, hanya saja apabila urtikaria, umumnya dikenal sebagai […]


Waspadai Sinus Non Spesifik Sulit Terdiagnosis

Sinus Non Spesifik kini menjadi masalah kesehatan yang membahayakan suatu spektrum dari kondisi patologi yang berkaitan dengan inflamasi sinus paranasal akibat adanya jamur. Infeksi sinus oleh jamur jarang terdiagnosis karena sering luput dari perhatian. Penyakit ini mempunyai gejala yang mirip dengan sinusitis kronik yang disebabkan oleh bakteri, sehingga sangat sulit […]


Faktor Ketika Kelebihan dan Kekurangan Molibdenum Pada Tubuh

Molybdenum diklasifikasikan sebagai unsur logam dan ditemukan secara luas di alam dalam bakteri pengikat nitrogen. Hal ini penting dalam jumlah yang kecil untuk manusia, hewan dan kesehatan tanaman. Pada manusia dan hewan, berfungsi terutama sebagai kofaktor penting dari enzim dan membantu dalam metabolisme lemak dan karbohidrat dan membuat sel-sel dapat […]


Mengenal Ataxia Telangiectasia atau Sindrom Louis-Bar

Ataxia telangiectasia (AT) adalah penyakit immunodeficiency primer yang mempengaruhi sejumlah organ yang ada dalam tubuh. Penyakit imunodefisiensi adalah salah satu yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh untuk memecah, membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Ataxia telangiectasia juga dikenal sebagai sindrom Louis-Bar atau sindrom Boder-Sedgwick. Kelainan ini merupakan penyakir yang langka, kelainan genetik […]


Artikel Tentang Euthanasia (Suntik Mati)

Dengan berkembangnya dunia sekarang ini, membuat peradaban manusia tampil gemilang sebagai refleksi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga membuat persoalan-persoalan norma dan hukum kemasyarakatan dunia dapat bergeser, sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang bersangkutan. Didalam masyarakat modern seperti dibarat, kebutuhan dan aspirasi masyarakat menempati kedudukan yang tinggi, sehingga […]


Manfaat Sabun Asepso untuk Kulit

Bagi orang-orang tua kita tentu tidak terasa asing lagi jika admin menyebut sabun asepso. Sabun yang warna hijau dikenal memiliki banyak kegunaan selain digunakan untuk mencuci juga digunakan untuk mandi dan juga terkenal sebagai sabun anti kuman yang membedakan warna hijaunya sangat pekat dan memiliki wangi khas sekali antiseptic pembunuh […]


Dampak Makan Beras Mentah dan Khasiatnya Bagi Kulit

Dalam menjaga kesehatan tubuh tentunya banyak hal-hal yang menjadi pendukung seperti pola makan, jadwal istirahat, aktivitas pekerjaan, olahraga, stress dan lain-lain. Dari banyaknya faktor yang mempengaruhi kesehatan tersebut, ternyata pola makan merupakan kontribusi yang dominan dan sangat penting untuk diprioritaskan. Pola makan yang baik meliputi frekuensi makan, jenis makanan, jumlah […]


Ciri Ciri Orang Habis Melakukan Hubungan Intim

Bagi pasangan yag sudah melakukan hubungan intim tentu mereka tahu reaksi dari masing-masing pasangannya setelah melakukannya. Namun yang belum pernah melakukannya tentu akan penasaran bagiamana sebetulnya reaksi kebanyakan wanita setelah melakukan hubungan Intim. Sebenarnya wanita mempunyai reaksi yang sangat feminim. Mungkin Anda tidak pernah mengira bahwa setelah anda berhubungan intim, […]


Mengatasi Masalah Kelainan Pada Sendi Temporomandibular

Apakah Anda tahu seputar sendi temporomandibular, sendi temporomandibuler memiliki dua tempat dan masing-masing letaknya berada di setiap sisi wajah, tepat di depan telinga, dimana tulang temporal dari tengkorak berhubungan dengan rahang bawah (mandibula). Ligamen atau jaringan ikat yang berbentuk seperti tali atau pita, sebagai pengubung tulang-tulang atau pengikat alat-alat di […]


Berikan Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>