Botox Baik Digunakan Untuk Penderita Asma

Botox atau toksin botulium tipe A, yang paling terkenal sebagai penghalus wajah keriput ini telah diuji untuk penderita asma. Hasilnya, penderita asma dengan suara mengi / bengek yang parah ketika bernafas, batuk yang sulit berhenti, sesak nafas hingga sulit berbicara, dan gejala asma lainnya membaik setelah menggunakan detox.

Penelitian berharap suntikan yang diberikan saat botox, akan memberi rasa santai pada otot-otot dan menghilangkan sensasi sesak nafas. Profesor Phil Bardin, Direktur Kedokteran Pernafasan di Monash Medical Centre, mengatakan, “kami tidak berpikir ini menyembuhkan penderita asma tetapi akan membantu mereka untuk hidup lebih baik dengan asma yang dimilikinya. Mereka tidak akan lagi memiliki gejala asma yang membuat mereka tidak mampu berjalan jauh atau naik tangga atau juga saat dada mereka mengencang, dan mereka pikir akan mati. Suntik botox ini akan membantu mereka hidup dengan penyakit asma yang lebih baik.” Lebih dari lima juta orang di Inggris sedang dirawat karena asma. Asma dengan gejela seperti, batuk kering, sesak nafas, mengi atau bengek kketika bernafas, dada nyeri atau merasa tertekan, otot leher dan otot dada mengencang, kesulitan berbicara karena sesak, cemas dan bibir atau kuku biru.

Profesor Bardin menjelaskan, bahwa scan telah menunjukkan suara mengi/bengek dari penderita asma yang parah dan sering berakhir pada kejang-kejang. Peneliti berharap bahwa Botox akan mencegah kejang-kejang dan memungkinkan suara mengi/bengek kembali ke fungsi normal setelah tiga bulan pemakaian. Penelitian akan dilanjutkan dalam beberapa bulan mendatang dan akan berlangsung selama satu tahun untuk meneliti 60 pasien penderita asma dan disuntikan botox. Efek samping pada penggunaan botox di daerah tenggorokan hanya akan muncul suara yang lebih normal dari suara mengi/bengek saat sesak nafas.