Kesehatan Tulang

Mengkonsumsi Berkarbonasi Tidak Akan Membuat Rapuh Tulang.

Kesehatan TulangMengkonsumsi Sparkling Beverages (Minuman berkarbonasi) tidak akan membuat rapuh tulang ataupun menyebabkan osteoporosis. Penyebab utama dari kerapuhan tulang adalah karena tidak mengkonsumsi kalsium yang cukup dalam makanan anda,pada saat usia mudah, perubahan pada hormon wanita dan kekurangan aktifitas fisik. Banyak orang mengira kerapuhan tulang terjadi karena tingginya kandungan unsur fosfor atau terlalu banyak kafein dalam sistem tubuh dapat menyebabkan tubuh kita sulit menyerap kalsium. Namun demikian, para ahli telah melalukan banyak penelitian mengenai hal ini, dan mereka menyimpulkan bahwa semua itu tidaklah benar. Laporan para ahli menyatakan, belum pernah ditemukan bukti bahwa fosfat dapat mempengaruhi penyerapan kalsium atau pembuangan kalsium secara signifikan. mengkonsusmsi fosfor atau kafein bukanlah faktor penyebab osteoporosis bagi orang yang menjalani pola makan seimbang.

Dilaporkan juga adanya temuan bahwa tidak ada yang bisa mempengaruhi kesehatan tulang bagi orang yang mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup. minuman ringan hanya mengandung fosfor dalam jumlah yang sangat kecil yang terdapat dalam asam fosfat, yang merupakan bahan pemberi rasa menggigit dalam minuman cola. Rata-rata jumlah fosfor yang dapat dikonsumsi sesuai dengan rekomendasi yang ditetapkan oleh Badan Makanan dan Gizi adalah 1,000 miligram. Dalam kemasan 240 milliter Coca-Cola terdapat 41 miligram fosfor sementara dalam kemasan jus jeruk berukuran sama terdapat 27 miligram. Fosfor adalah mineral yang dapat ditemukan secara alami dan merupakan gizi penting bagi semua mahluk hidup. Dibandingkan dengan sumber fosfor dari makanan lainnya, minuman ringan memberikan sekitar dua persen dari total fosfor yang disarankan untuk dikonsumsi di Amerika. Sementara makanan berprotein tinggi seperti daging, keju, kacang dan biji-bijian mensuplai sekitar 98 persen fosfor.

Loading...

Waspadai Minuman Soda Berpengaruh Risiko Kesehatan

Saat piknik di akhir pekan, menonton film di bioskop atau udara yang sangat panas banyak orang yang lebih suka mengonsumsi minuman soda. Tanpa disadari, keseringan minum soda bisa memberikan efek buruk terutama bagi perempuan. Minuman soda bisa merusak gigi karena mengandung kadar gula yang tinggi. Soda juga bisa memberikan risiko osteoporosis yang lebih tinggi pada kaum perempuan dibandingkan dengan minuman ringan lainnya.

Perempuan lebih berisiko mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang terutama saat usianya semakin bertambah tua. Meskipun hampir sebagian besar orang sudah tahu, tapi banyak yang belum menyadari. Mengonsumsi minuman soda bisa mempercepat datangnya suatu penyakit. Jika minuman soda terus menerus dikonsumsi, maka semakin lama tulang akan makin rapuh dan berbentuk seperti pori-pori yang bolong-bolong. laporan bahwa konsumsi soda lebih dari 2 liter per hari bisa menyebabkan kadar kalium dalam darah menjadi turun drastis. Jika tubuh kekurangan kalium, efek yang dirasakan adalah tubuh merasa lemah, pusing dan dapat menyebabkan atrofi otot.