Mencegah Keputihan dan Infeksi Vagina

Sebagai wanita kadang kita sering menjumpai situasi dimana keputihan dan infeksi vagina membuat kita merasa kurang percaya diri. Kira – kira, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko terjadinya keputihan dan infeksi di vagina.

Berikut cara mengurangi resiko timbulnya keputihan dan infeksi vagina:

– Pakailah celana dalam yang terbuat dari katun.

Loading...

Pori – pori pada celana katun akan membuat area kewanitaan Anda bernafas sehingga vagina Anda tidak lembab. Jika Anda suka memakai celana yang terbuat dari bahan lain selain katun seperti satin atau lycra, pakailah pada siang hari, pastikan area kewanitaan Anda bernapas lega di malam harinya.

– Jangan gunakan petroleum jelly atau minyak.

Pijat sebagai lubrikasi vagina Anda. Ini bisa menyebabkan bakteri tumbuh di dalamnya.

– Jika Anda sedang dalam pengobatan infeksi vagina.

Patuhi aturan minum obat meski Anda sudah merasa lebih baik dibandingkan sebelumnya.

– Jangan melakukan hubungan seksual saat pengobatan infeksi vagina.

Berhubungan seksual saat sedang dalam pengobatan infeksi vagina sampai gejala infeksi vagina Anda hilang dan dokter menyatakan Anda sembuh.

– Hindari kontak vagina saat infeksi.

Hindari kontak vagina dengan produk yang bisa mengiritasi vagina seperti produk kesehatan wanita yang mempunyai wangi, bedak dan losion.

– Jangan terlalu lama memakai pakaian ketat.

Jangan memakai pakaian yang ketat seperti pakaian renang dan stoking selama infeksi berlangsung.

– Infeksi vagina bisa menyebabkan gatal – gatal.

Seringkali, infeksi vagina menyebabkan gatal – gatal hebat dan jika hal itu terjadi, jangan digaruk karena bisa memperparah kondisi infeksi Anda.

– Jika Anda menstruasi.

Jika Anda mendapatkan menstruasi disaat Anda sedang dalam pengobatan berupa krim vagina ataupun obat yang harus dimasukkan lewat liang vagina, tetap teruskan pengobatan Anda, jangan dihentikan. Sebaiknya gunakan pembalut dan jangan gunakan tampon.

– Selalu membersihkan dari arah depan ke belakang.

Bersikanlah vagina anda dari arah depan sampai ke belakang setelah berkemih ataupun buang air besar. Bila ke arah kebalikannya maka infeksi bakteri akan mudah masuk ke vagina dan menyebabkan infeksi.

– Atasi sendiri permasalahan vagina Anda.

Jika Anda mencoba mengatasi sendiri permasalahan Anda dengan mengobati sendiri tapi tidak juga mengalami perbaikan, segera temui dokter Anda dan hentikan penggunaan obat atau krim tersebut.

Tentu saja yang penting dan jangan dilupakan adalah kebersihan diri sendiri, cukup tidur dan nutrisi yang baik disertai dengan cukup minum sangatlah baik untuk kesehatan dan juga vagina.

Manfaat Susu Sehatkan Vagina.

Selain terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, susu juga dikenal sebagai media perawatan terbaik. Tahukah Anda bahwa kandungan zat aktif pada ekstrak susu dapat mengatasi keputihan? Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang sangat rentan terhadap infeksi. Hal ini disebabkan batas antara uretra dengan anus sangat dekat. Infeksi juga terjadi karena terganggunya kesimbangan ekosistem di vagina. Di sini estrogen berperan dalam menentukan kadar zat gula sebagai simpanan energi dalam sel tubuh. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat, yang menentukan suasana asam di dalam vagina. Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri, 95 % Lactobacillus, 5 % patogen. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang, bakteri patogen tidak akan mengganggu. Ketidakseimbangan ekosistem vagina disebabkan banyak faktor. Di antaranya kontrasepsi oral, penyakit diabetes melitus, antibiotika, darah haid, cairan sperma, penyemprotan cairan ke dalam vagina.