Tahapan Overdosis Obat Tidur Lelap

Tahapan Overdosis Obat Tidur LelapOverdosis atau biasanya disebut dengan OD merupakan gejala dari keracunan karena penggunaan obat yang berlebihan dan melewati dosis yang di terima oleh tubuh. Stanley M Zildo seperti dalam bukuFirst Aid, How to Properly Handling First Aid and Emergency menyebutkan, penggunaan obat melalui injeksi atau suntikan ke tubuh dapat terlihat dari adanya bekas suntikan di lengan atau anggota tubuh lainnya. Perlengkapan lainnya juga bisa diketahui dari benda-benda yang ada di sekitarnya.

OD sering disangkutan dengan terjadinya jika heroin digunakan bersama alkohol, obat tidur misalnya golongan barbiturat (luminal) atau penenang. Jangan mengonsumsi heroin bersama alkohol atau obat tersebut karena akibatnya akan berakibat fatal.

Obat tidur sebenarnya diperuntukkan untuk penderita insomnia akut. Namun, jika seseorang mengkonsumsi terlalu banyak dalam sekali minum bisa berakibat fatal. Mengkonsumsi obat tidur berlebihan dapat menghentikan aliran darah dari jantung ke otak sehingga jantung yang berhenti berfungsi menyebabkan kematian.

Loading...

Berikut beberapa efek samping mengonsumsi obat tidur lelap:
1. Ketergantungan
Setelah terbiasa minum obat tidur, seseorang akan bergantung padanya secara fisik dan emosional. Singkatnya, Anda tidak akan bisa tidur tanpa minum obat pada waktu tidur.

2. Napas perlahan dan kurang dalam
Obat tidur membuat seseorang bernapas perlahan dan kurang dalam. Obat-obat ini tidak sehat untuk pasien asma. Orang dengan gangguan pernapasan juga harus menghindari minum pil yang menginduksi tidur.

3. Mempengaruhi nafsu makan
Minum obat tidur mempengaruhi nafsu makan. Gangguan dari ritme sirkadian karena mengonsumsi obat tidur menyebabkan perubahan dalam semua fungsi metabolisme, terutama nafsu makan.

4. Parasomnia
Parasomnia adalah efek samping yang umum dari beberapa obat tidur yang kuat. Misalnya, Anda akan melihat dinding gemetar dan kepala berputar.

5. Mimpi aneh
Selama tidur diinduksi, seseorang mungkin mendapat mimpi yang tidak biasa seperti berjalan dalam tidur, ketidakstabilan, bercinta atau berjalan di tanah.

6. Lemas hingga pingsan
Efek samping lain dari obat tidur antara lain pingsan, sakit kepala dalam, pusing di pagi hari, haus, kelelahan dan lemas.

6. Minum obat tidur pakai alkohol bisa mematikan
Beberapa orang minum obat tidur dengan jus atau minuman beralkohol. Salah satu efek samping dari minum obat tidur dengan alkohol adalah berbahaya bagi tubuh dan juga bisa menyebabkan kematian. Juga hindari mencampur obat tidur dengan jus jeruk.

Sedangkan jika mengkomsumsi obat tidur lelap hingga mengalami overdosis dapat meliputi kesulitan bernapas, berbicara melantur, pingsan, dan shock. Sehingga penderita harus segera mendapat pertolongan dari ahli medis. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah merangsang penderita untuk muntah.