Efek Samping Setelah Mengkonsumsi Obat Rimstar

Efek Samping Setelah Mengkonsumsi Obat RimstarRimstar 4-Fdc, Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat tuberkulosa infeksi mikobakterial opportunis, yang diantaranya menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis indikasi, aturan pakai Rimstar 4-Fdc, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga akan menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dan harga dari obat Rimstar 4-Fdc, dan inilah penjelasannya:

KANDUNGAN
Rifampisin 150 mg, INH 75 mg, Pirazinamid 400 mg, Etambutol 275 mg.

INDIKASI
Penanganan tuberkulosa dan infeksi mikobakterial opportunis tertentu.

KONTRA INDIKASI
Hipersensitifitas, riwayat hepatitis yang diinduksi oleh obat, penyakit hati akut, neuritis periferal atau optikal, disfungsi ginjal, epilepsi, alkoholisme kronis.

PERHATIAN
1. Gangguan fungsi ginjal atau hati, diabetes melitus, alkoholisme kronis, pasien yang kekurangan gizi, riwayat gout, pasien dengan gangguan kejang, porfiria akut, lanjut usia.

2. Hamil, menyusui.

3. Lakukan hitung darah dan tes fungsi hati secara berkala.

4. Hindari memakai lensa kontak saat menggunakan obat ini.

5. Anak-anak berusia kurang dari 8 tahun atau pasien yang tidak mampu untuk mengkomunikasikan gangguan penglihatan.

6. Periksa kemampuan penglihatan sebelum memulai pengobatan dan monitor selama pengobatan. Interaksi obat : kontrasepsi oral atau terapi pengganti hormon, antikoagulan, antasida, Simetidin, analgetik opioid, Disulfiram, antidepresan, sedatif, obat gout, kortikosteroid, Kloramfenikol, Ketokonazol, Dapson, Metadon, Teofilin, Siklosporin A, Azatioprin, diuretika, obat-obat neurotoksis.

EFEK SAMPING
1. Rifampisin : cairan tubuh menjadi berwarna kemerah-merahan, asimtomatik meningkat pada enzim hati, peningkatan nitrogen urea darah (BUN) dan asam urat, hemolisa, hematuria, nefritis intestinal, insufisiensi ginjal, rasa tidak nyaman pada lambung-usus, efek pada susunan saraf pusat, perubahan hematologikal, ruam kulit, efek endokrin.

2. Isoniazid : gangguan fungsi hati, hepatitis, gangguan lambung-usus, neuropati periferal, pusing, sakit kepala bila kena cahaya, perubahan hematologikal, reaksi alergi.

3. Pirazinamida : peningkatan sementara transaminase serum, hepatotoksisitas, hepatomegali, sakit kuning, hiperurisemia, nefritis intestinal, disuria, gangguan lambung-usus, perubahan hematologikal, reaksi alergi.

4. Etambutol : kebingungan/kekacauan, disorientasi, sakit kepala, gangguan penglihatan, sakit kuning, disfungsi hati yang bersifat sementara, gangguan lambung-usus, perubahan hematologikal, efek alergi, gout akut (jarang).

INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL
C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin.

KEMASAN
Tablet salut gula 30 butir.

DOSIS
Berat badan 71 kg atau lebih : 5 tablet/hari.
Berat badan 55-70 kg : 4 tablet/hari.
Berat badan 38-54 kg : 3 tablet/hari.
Berat badan 30-37 kg : 2 tablet/hari.
Diberikan sekali sehari.

PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)


Topik Terkait:
, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>