Wah, Penurunan Berat Badan Yang Cepat Tanpa Tahapan Normal Dapat Menimbulkan Bahaya

Wah, Penurunan Berat Badan Yang Cepat Tanpa Tahapan Normal Dapat Menimbulkan BahayaMenjadi langsing dengan bobot tubuh ideal, menjadi dambaan banyak wanita. Bahkan banyak kaum hawa memilih cara instan agar proses penurunan berat badan bisa terjadi dengan cepat.

Namun, tahukah Anda, penurunan berat badan yang cepat tanpa tahapan yang normal menyebabkan efek kesehatan yang merugikan. Tak hanya itu, penurunan berat badan yang cepat dapat menyebabkan tekanan mental dan depresi.

Oleh karena itu, sebelum melakukan proses penurunan berat badan instan, ada baiknya Anda tahu, beberapa bahayanya seperti dilansir Times of India:

Loading...

Bukan solusi permanen

Menurut Priya, Ahli Gizi dari Mumbai menyatakan, “Sebelum mengadopsi metode penurunan berat badan yang cepat, Anda harus sangat berhati-hati. Meskipun mungkin membantu menurunkan berat badan, hasilnya tidak berkelanjutan untuk waktu yang lama. Ini, karena tubuh Anda tidak dilatih untuk itu.”

Perubahan tubuh, katanya hanya akan terjadi sementara. Maka, seseorang yang melakukan diet instan akan gagal untuk beradaptasi dengan perubahan dan semakin besar kemungkinan, tubuh Anda kembali gemuk.

Sebabkan dehidrasi

Teknik yang paling terkenal untuk menurunkan berat badan adalah dengan membuat tubuh merasakan dehidrasi. Karena sebagian besar tubuh berisi air, maka banyak orang sengaja membuat tubuh merasakan dehidrasi. Teknik ini benar-benar nyata dan berbahaya.

Membiarkan tubuh tidak mendapat asupan air, akan menurunkan kualitas kesehatan seseorang. Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan jantung berdebar, pingsan, pusing, dan serangan jantung. Kadang-kadang bahkan dapat menyebabkan kerusakan otot dan juga kematian. Tak hanya itu, kurang minum, juga akan membuat bobot tubuh lama kembali.

Kurang tidur

Penurunan berat badan cepat dapat membuat Anda lelah dengan sangat cepat dan sangat sering. Ketika Anda masuk ke jadwal penurunan berat badan, banyak orang mengurangi jumlah asupan kalori bukan membakar lemak. Karena asupan rendah kalori, tingkat metabolisme turun, yang selanjutnya berarti lebih sedikit energi dan membuat tubuh mudah lelah.

Pembentukan batu empedu

Kandung empedu ada dalam perut Anda. Ini adalah kantung kecil di bawah hati. Kandung empedu ini membantu dalam penyimpanan lemak sebagai cadangan. Priya mengatakan, penurunan berat badan yang cepat dapat menghasilkan batu empedu. Batu empedu pengerasan kolesterol bisa terlihat seperti batu.

Batu-batu kecil ini dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh yang parah karena dapat menyebabkan infeksi karena obstruksi pada aliran normal empedu dari kantong empedu ke usus kecil.

Kekurangan gizi

Bila Anda mengadopsi program penurunan berat badan yang cepat, berarti Anda membatasi diri untuk mengonsumsi makanan tertentu. Karena pembatasan ini, Anda memotong asupan berbagai nutrisi yang diperlukan untuk pemeliharaan tubuh Anda.

Meningkatkan stres

Membiarkan diri kelaparan demi menurunkan berat badan dengan cepat, dapat menurunkan laju metabolisme dalam tubuh, yang selanjutnya akan meningkatkan hormon stres – kortisol. Karena keberadaan tinggi hormon ini, Anda akan merasa mental, fisik dan emosional stres.

Rambut rontok

Ketika Anda memulai perjalanan melakukan penurunan berat badan yang cepat, otomatis kebutuhan nutrisi akan terkikis. Rambut Anda membutuhkan protein untuk tumbuh sehat. Namun karena rencana diet yang buruk, menghindari asupan protein, kondisi kesehatan rambut terabaikan. Kekurangan protein membuat rambut kering, rapuh dan pada akhirnya menyebabkan rambut rontok.

Gangguan Metabolisme

Ketika Anda memilih diet penurunan berat badan yang cepat, tubuh Anda mendapatkan sinyal untuk bertahan hidup, dengan memperlambat tingkat metabolisme. Tetapi ketika Anda kembali ke rutinitas makan normal, Anda mengalami kenaikan berat badan karena tingkat metabolisme lebih lambat.

Berbagai masalah kesehatan timbul

Karena kurangnya pasokan nutrisi yang penting dalam tubuh, maka kondisi kesehatan pun berangsur memburuk. Hal ini bahkan bisa menyebabkan kelemahan otot, anemia, sembelit, dan lain-lain. Jika gejala ini tidak diobati tepat waktu, dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan Anda.