Tips Mencegah Datangnya Kembali Migrain

Tips Mencegah Datangnya Kembali MigrainBanyak orang sering terganggu oleh serangan migrain. Migrain sendiri merupakan sakit kepala berdenyut yang dapat sembuh dan kambuh lagi. Peneliti mengatakan penyebab sakit adalah karena pelebaran arteri di luar tengkorak atau serabut saraf yang ada di seputar pembuluh darah menjadi sangat sensitif.

Jika migrain menyerang, hal yang biasanya dilakukan adalah meminum obat penghilang rasa sakit. Akan tetapi hal ini hanya menghentikan rasa sakit sementara. Karena dapat kembali menyerang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kembalinya migrain seperti dikutip dari berbagai sumber pada Senin (8/9/2014).

– Makan Camilan

Loading...

Saat tubuh seseorang menunggu terlalu lama di antara waktu makan, kadar gula darah bisa turun dan memicu migrain. Untuk mengatasi hal ini bawalah makanan ringan sehat yang dapat dimakan di sela aktivitas.

Segenggam kacang tanpa garam, buah organik, atau sayuran adalah contoh camilan sehat yang bisa dikonsumsi untuk mengurangi rasa lapar dan meningkatkan kadar gula darah. Selain makan camilan jangan lupa juga menjaga tubuh tetap terhidrasi.

– Pertimbangkan Suplemen

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen makanan dengan vitamin B2, magnesium, koenzim Q10 (CoQ10), atau tumbuh-tumbuhan herba dapat membantu mencegah migrain.

Akan tetapi bagi ibu hamil dan ibu menyusui, sebelum mengonsumsi suplemen ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.

– Lakukan Cardio

Dalam sebuah studi kecil di Swedia, penderita migrain yang bersepeda selama tiga kali dalam seminggu melaporkan rasa sakit migrain yang semakin berkurang dalam kurung waktu tiga bulan. Jika Anda tidak suka berlari jangan khawatir, mengerjakan aktivitas apapun yang melatih detak jantung memiliki dampak yang baik.

Buat jadwal olahraga secara bertahap dan jaga intensitasnya agar ringan. Langsung membuat jadwal olahraga secara intensif dan berolahraga keras malah dapat memicu serangan migrain.

– Ganti Kontrasepsi

Migrain lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebabnya adalah penggunaan kontrasepsi. Obat-obatan yang mengandung esterogen dalam kontrasepsi seperti pil, NuvaRing, dan terapi hormon dapat menimbulkan fluktuasi. Fluktuasi hormon ini bisa memicu migrain atau malah membuat semakin parah sakitnya jika migrain menyerang.

Jika migrain sudah semakin parah pertimbangkan untuk berhenti terapi hormon. Bicarakan dengan dokter cara apa yang dapat dilakukan untuk mencegah fluktuasi hormon terutama saat sedang menstruasi dimana kadar esterogen bisa menurun.

– Sering Bercinta

Selain dapat menghilangkan stres yang merupakan salah satu faktor penyebab migrain, menurut studi 2013 dari Jerman, seks dapat meredakan rasa sakit saat migrain. Efek penghilang rasa sakit ini dipercaya oleh peneliti akibat pelepasan hormon endorfin saat berhubungan seks.

Endorfin adalah hormon yang berinteraksi dengan reseptor di otak dan mengurangi persepsi rasa sakit dan bekerja mirip dengan obat-obatan seperti morfin. Kandungan endofin yang tinggi di dalam tubuh membuat seseorang toleran terhadap rasa sakit dan merasakan efek negatif yang lebih sedikit dari stres.