Gangguan yang Sering Menyerang Bibir

close up clean smile whiteBibir adalah salah  satu bagian tubuh yang sangat penting maupun pada beberapa binatang. Fungsi bibir merupakan tempat asupan makanan begitu pula dengan artikulasi suara dan bicara. Bibir manusia merupakan organ indra sentuhan, dan dapat erotis jika digunakan dalam berciuman dan tindakan-tindakan lain yang berhubungan dengan hubungan seksual.

Sebagai tempat asupan makanan, kesehatan bibir juga sangat penting untuk dijaga untuk lebih jelasnya kenali beberapa gangguan yang sering menyerang pada bibir Anda dibawah ini.

Pembengkakan
Reaksi alergi bisa membuat bibir bengkak. Reaksi tersebut kemungkinan disebabkan oleh sensitivitas terhadap makanan atau minuman tertentu, obat-obatan, perona bibir, atau udara yang mengiritasi. Ketika penyebabnya dapat diketahui dan dihilangkan, bibir biasanya kembali normal. Namun sering, penyebab pembengkakan menjadi misteri. Kondisi tersebut disebut angioderma menurun yang bisa menyebabkan sakit pada bengkak. Keadaan yang tidak menurun-seperti multiforme eritherma, terbakar matahari, udara dingin dan panas, atau luka berat-bisa juga menyebabkan bibir menjadi bengkak.

Pengobatan tergantung pada penyebabnya. Salep kortikosteroid kadangkala digunakan untuk mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh reaksi alergi. Kadangkala, jaringan bibir yang berlebih bisa diangkat dengan operasi untuk memperbaiki penampilan.

Peradangan
Dengan peradangan pada bibir (cheilitis), sudut pada mulut bisa menjadi terasa sakit, luka, merah, pecah, dan bersisik. Cheilitis bisa terjadi karena kekurangan Vitamin B2 pada makanan, namun kekurangan ini jarang di Negara maju dan bisa diobati dengan menggunakan suplemen vitamin B2.

Seringkali terjadi, kulit berkerut dan kulit teriritasi (cheilitis angular) bisa terjadi pada sudut mulut jika seseorang menggunakan gigi palsu yang tidak terpisah dengan rahang secara cukup. Pengobatan yang terdiri dari penempatan gigi palsu, yang dapat membantu mengurangi kerutan pada sudut mulut.

Perubahan warna
Bintik-bintik dan daerah yang tidak selalu berwarna coklat (melatonic macules) adalah umum di sekitar bibir dan bisa betahan untuk beberapa tahun. Tanda ini tidak kurang diperhatikan. Banyak, kecil, bintik hitam kecoklatan yang menyebar bisa jadi tanda penyakit keturunan yang disebut sindrom peutz-jeghers, yang mana berbentuk benjolan pada perut dan usus. Penyakit Kawasaki, sebuah penyakit dengan sebab yang tidak jelas yang biasanya terjadi pada bayi dan anak berumur 8 tahun ke bawah, bisa menyebabkan kekeringan dan pecahnya bibir dan memerahnya lapisan mulut.

Luka
Daerah yang menyebar atau luka dengan pinggiran bibir yang keras kemungkinan bentuk dari kanker kulit. Luka lainnya terjadi sebagai gejala dari keadaan medis lainnya, seperti infeksi virus herpes simplex pada mulut (luka dingin) atau sifilis. Masih yang lainnya, seperti keratoacanthoma yang tidak diketahui penyebabnya.

Sinar matahari yang merusak
Sinar matahari yang merusak bisa membuat bibir, khususnya bibir bagian bawah, keras dan kering. Bintik merah atau warna putih terlihat samar menandakan kerusakan yang meningkatkan kemungkinan kanker tingkat lanjut. Jenis kerusakan ini bisa dikurangi dengan melindungi bibir dengan balsem bibir yang mengandung pelindung matahari atau melindungi wajah dari sinar matahari berbahaya dengan topi berpinggiran lebar.