Mengenal Obat Jerawat Vitacid dan Efek Sampingnya Untuk Kulit

Mengenal Obat Jerawat Vitacid dan Efek Sampingnya Untuk KulitObat jerawat vitacid merupakan obat jenis salep/krim yang mengandung Tretinoin sehingga dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang kompleks, salah satunya jerawat. Selain jerawat, Vitacid ini juga dapat mengatasi muka berminyak, kusam, sampai komedo.

Obat jerawat ini harganya termasuk murah. Tapi sangat efektif untuk mengobati jerawat, komedo, dan kroni-kroninya yang membandel . Obat jerawat vitacid ini mengandung retinoic acid yang merupakan turunan dari vitamin A. Cara kerjanya dengan menstimulasi produksi kolagen di bawah kulit sehingga mendorong regenerasi kulit lebih cepat. Jadi, kulit akan sembuh dari jerawat plus bibit-bibitnya.

Vitacid ini memiliki kadar bermacam jadi sebaiknya perhatikan jika ingin membelinya. Vitacid ini bukanlah obat jerawat jangka panjang jadi jika kulitnya sudah kembali mulus maka sebaiknya hentikan pemakaia secara bertahap.

  • Jika jerawat Anda tidak menyebar seluruh muka, sebaiknya oleskan di spot jerawatnya saja. Misal ada jerawat satu di dagu, maka di bagian dagu saja yang di beri obat vitacid.
  • Pakenya sesuai kebutuhan. Jika dioleskan di spot jerawat saja. Kalau cocock sepekan pasti sudah kering, Seperti Anda memberi di spot jerawatnya saja. Tapi jika jerawat Anda menyebar, baru diolesin tipis di muka agar jerawatannya bener-bener sembuh.
  • Purging itu sifatnya individual, tergantung kondisi kulit. Jadi ada yang mengalami, ada yang tidak. Tingkat keparahannya pun beda-beda. Orang yang kulitnya tidak begitu bermasalah biasanya tidak mengalami purging.
  • Purging ditandai dengan keluarnya komedo dan jerawat yang sebelumnya tidak ada dan semakin menjadi.
  • Efek samping ditandai dengan kulit yang memerah dan kering mengelupas.
  • Saat menggunakan vitacid untuk penyembuhan jerawat, gunakan sabun yang memiliki ph balanced dan less detergent. Hindari sabun yang mengandung salycilic acid karena berisiko over-peeling.
  • Meski digunakan di malam hari, vitacid ini bukan “krim malam” atau produk skin care seperti ponds, olay, wardah dll. Vitacid adalah obat luar (kulit) yang pemakaiannya dianjurkan di malam hari.
  • Pada umumnya hasil-hasil pengobatan sudah dapat dilihat setelah 2 atau 3 minggu, sedangkan hasil yang optimal dapat diharapkan setelah 6 minggu pengobatan.
  • Kalau kulit sudah sembuh, vitacidnya jangan langsung distop, tetapi kurangi frekuensi pemakaian secara berkala. Misal dari yang tiap hari, jadi dua hari sekali. Dari dua hari sekali jadi tiga hari sekali.
  • Cewe yang sedang merencanakan kehamilan dan ibu hamil alias bumil yang berjerawat sebaiknya menghindari vitacid (tretinoin). Sebaiknya konsultasikan sama dokter sebelum pemakaian.

KOMPOSISI
Vitacid cream mengandung Asam Vitamin A (Tretinoin) 0,05% dalam zat dasar cream.

INDIKASI
Vitacid cream ditujukan untuk pengobatan jerawat secara topikal terutama tingkat I-III dimana terdapat banyak komedo, papel dan pustula yang berat dan varitas-varitas cystic nodular (acne conglobata).

KONTRA INDIKASI
Penggunaan Vitacid cream harus dihentikan bila terjadi kepekaan yang berlebihan.

PERHATIAN
Jangan dipakai pada atau dekat mata, mulut, sudut-sudut hidung dan selaput lendir. Pemakaian topikal mungkin menyebabkan erythema lokal yang berat dan pengelupasan pada tempat pemakaian. Apabila tingkat iritasi lokal terjadi,penderita hendaknya diarahkan untuk memakai obat ini secara lebih jarang. Untuk sementara hentikan penggunaanya atau hentikan sama sekali penggunaannya.

Asam Vitamin A dapat menimbulkan iritasi yang berat pada kulit yang eksim dan harus digunakan dengan sangat berhati-hati pada penderita dengan keadaan seperti ini. Hati-hati bila digunakan bersama-sama dengan zat keratolitik seperti asam salisilat, sulfur dll. Kontak denga cahaya matahari harus dihindari sedapat mungkin selama penggunaan vitacid cream. Adalah berguna menutupi tempat yang diobati dengan suatu olesan yang tipis bahan penolak sinar ultra violet pada siang hari. Penderita dengan kulit yang terbakar oleh cahaya matahari harus disembuhkan dahulu sebelum memakai obat ini. Pengguna pada wanita hamil hanya bila diperlukan karena belum ada data-data yang memadai mengenai keamanan penggunaan pada wanita hamil.

EFEK SAMPING
Kulit dari individu-individu yang peka dapat menjadi merah yang berlebihan, membengkak, melepuh atau mengeras, apabila timbul efek ini pengobatan harus dihentikan sampai keadaan kulit putih kembali atau pengobatan harusnya disesuaikan kesuatu tingkat dimana penderita masih tahan. Hiperpigmentasi atau hipopigmentasi yang sifatnya sementara dapat terjadi karena penggunaan asam vitamin A yang berulang-ulang. Beberapa individu dilaporkan bertambah kepekaannya terhadap cahaya matahari selama pengobatan dengan asam vitamin A. Semua efek samping dari asam vitamin A dapat dihilangkan dengan menghentikan pengobatan.

CARA PEMAKAIAN
Vitacid cream, sebaiknya dipakai sekali sehari, sebelum pergi tidur, pada kulit dimana terdapat jerawat. Oleskan pelan-pelan dan tipis sampai menutupi semua tempat yang terserang. Sediaan ini dapat dipakai dengan menggunakan ujung jari, kain keras atau kapas. Apabila obat ini dipakai secara berlebihan, maka tidak akan memperoleh hasil yang lebih baik atau lebih cepat melainkan dapat terjadi kemerahan yang jelas, pengelupasan atau gangguan lainnya. Pada pemakaian mungkin timbul rasa perasaan panas atau timbul sedikit pedih yang bersifat sementara.

Bila dianggap perlu untuk sementara menghentikan pengobatan atau mengurangi seringnya pemakaian. Pengobatan dapat dilanjutkan kembali bilamana penderita telah tahan. Selama minggu-minggu awal pengobatan seolah-olah terjadi peningkatan peradangan. Hal ini disebabkan oleh khasiat pengobatan yang bekerja pada komedo dan papel jerawat yang dalam, dimana sebelumnya tidak tampak. Pada umumnya hasil-hasil pengobatan sudah dapat dilihat setelah 2 atau 3 minggu, sedangkan hasil yang optimal dapar diharapkan setelah 6 minggu pengobatan.

Sekali jerwat memberikan respon yang memuaskan perlu memlihara kemajuan ini dengan penggunaan yang dikurangi

INTERAKSI OBAT
Dengan sinar ultra violet dan obat-obatan yang mengandung bahan pengelupas seperti sulfur, resorcinol, asam salisilat dan benzoil peroksida.