Delapan Kebiasaan Kecil Perusak Pernikahan

Kebiasaan kecil yang memicu pertengkaran atau bahkan perceraian.

Pertengkaran yang selalu muncul dalam sebuah pernikahan tidak selalu dipicu oleh masalah besar. Kebiasaan kecil yang menyebalkan juga bisa memicu pertengakaran atau bahkan perceraian. Ketahui apa saja kebiasaan yang bisa merusak pernikahan, agar Anda bisa menghindarinya.

1. Mengomel
Omelan yang terus-menerus, dengan suara kencang dan sindiran tajam tentu sangat tidak enak didengar. Hal itu tidak efektif membuat pasangan sadar akan kesalahannya. Malahan justru ia tidak lagi menghormati Anda.

2. Menyalahkan
Saat pasangan melakukan kesalahan kecil, jangan langsung mencecarnya dengan berbagai sindiran. Apalagi selalu menyalahkannya dan mengungkit kesalahan masa lalu saat bertengkar. Anda dan pasangan adalah suami istri, kesalahan yang dilakukannya juga kesalahan Anda, untuk itu cari jalan keluar bersama dan jangan saling menyalahkannya.

3. Kasar
Kata-kata kasar dan perlakuan kasar, sering dianggap biasa atau hanya candaan saja. Padahal jika dilakukan berulangkali, akan tetapi sangat menyakitkan hati. Sikap kasar menunjukkan bahwa hubungan tidak lagi sempurna.

4. Pasif
Sikap pasif terhadap segala hal dan tidak ingin terlibat dalam keputusan dalam rumah tangga juga sangat tidak baik. Jangan selalu mengucapkan “terserah” saat dimintai pendapat Anda. Keluarkanlah isi kepala meskipun terkadang berakhir dengan adu argumentasi.

5. Selalu mengutamakan logika
Jangan selalu mempertimbangakan segala sesuatu dengan logika, tetapi libatkan juga perasaan Anda. Dalam hubungan ini bukan soal menang kalahnya, tetapi lebih pada menemukan kesepakatan bersama.

6. Tidak serius
Malas membahas hal serius dan menghindari keintiman banyak dilakukan suami istri. Hal itu sebenarnya sangat menjengkelkan dan menggambarkan bahwa Anda tidak ingin membuat masa depan yang lebih baik.

7. Diam saat ada masalah
Mungkin diam tidak akan menyelesaikan masalah. Justru hanya akan menumpuk masalah dan bisa meledak setiap saat. Jadi, bicarakan selalu baik-baik saat muncul permasalahan dalam rumah tangga.

8. Membuat keputusan besar sendiri
Sering membuat keputusan besar tanpa meminta pendapat pasangan juga membahayakan pernikahan. Meskipun hanya menentukan warna cat kamar, sebaiknya minta pendapat pasangan. Hal itu membuat pasangan lebih dihargai dan hubungan pun semakin intim tanpa Anda sadari.


Topik Terkait:
,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>