Sering Tegang Saat Berhubungan Seks

Orgasme pada laki-laki ditandai dengan keluarnya cairan sperma atau yang disebut dengan ejakulasi. Sedangkan orgasme pada wanita ditandai dengan kontraksi otot-otot panggul yang membuat vagina terasa lebih kencang dan menutup. Kontraksi ini akan terasa lebih kencang bila wanitanya berada dalam kondisi yang tidak rileks (tegang).  Namun ada juga yang disebut dengan vaginismus

Vaginismus adalah terjadinya kontraksi dinding vagina tanpa disengaja, saat terjadi penetrasi penis ke dalam vagina. Vaginismus ini biasanya disebabkan oleh masalah psikososial, seperti trauma seksual di masa lalu, adanya pandangan tentang hubungan seksual yang tidak baik dalam pikiran seseorang ataupun adanya masalah antara pasangan yang belum terselesaikan, sehingga menjadi beban pikiran.

Vaginismus ini biasanya sudah mulai terjadi di awal penetrasi penis ke dalam vagina, namun tidak menutup kemungkinan terjadi di pertengahan hubungan seksual . Mengalami rasa sakit di tengah-tengah hubungan seksual, hal ini ada kemungkinan menimbulkan trauma seksual yang akan menambah berat kontraksi dinding vagina.

Untuk mengatasi vaginismus ini dapat dengan mencoba lebih santai atau rileks dalam setiap berhubungan seksual, mengatasi terlebih dahulu bila ada masalah antarapasangan, mengubah pikiran pada pasangan Anda sendiri jika ada pemikiran tentang seks yang salah. Namun bila Anda berdua masih belum dapat mengatasinya, ada baiknya menghubungi seksolog atau dokter keluarga Anda.