Hiperlipidemia

hiperlipidemiaHiperlipidemia adalah tingginya kadar lemak (lipid) dalam darah. Fungsi lemak adalah sumber energi dalam metabolisme tubuh. Lemak berasal dari makan dan kemudian disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan sebagai cadangan energi. Sel lemak berfungsi melindungi tubuh dari cedera serta menghangatkan tubuh. Lemak diangkut dalam darah sebagai bagian dari molekul yang disebut lipoprotein.

Lipoprotein terdiri dari:

– Chylomicrons
– Very low-density lipoproteins (VLDL)
– Intermediate-density lipoproteins (IDL)
– Low-density lipoproteins (LDL)
– High-density lipoproteins (HDL)

Kolesterol yang dibawa oleh LDL (disebut juga kolesterol jahat) menyebabkan meningkatnya resiko; kolesterol yang dibawa oleh HDL (disebut juga kolesterol baik) menyebabkan menurunnya resiko dan menguntungkan. Idealnya, kadar kolesterol LDL tidak boleh lebih dari 130 mg/dL dan kadar kolesterol HDL tidak boleh kurang dari 40 mg/dL. Kadar lemak abnormal dalam sirkulasi darah (terutama kolesterol) bisa menyebabkan masalah jangka panjang. Resiko terjadinya aterosklerosis dan penyakit arteri koroner atau penyakit arteri karotis meningkat pada seseorang yang memiliki kadar kolesterol total yang tinggi.

Kadar kolesterol rendah biasanya lebih baik dibandingkan dengan kadar kolesterol yang tinggi, tetapi kadar yang terlalu rendah juga tidak baik.
Kadar kolesterol total yang ideal adalah 140-200 mg/dL atau kurang. Jika kadar kolesterol total mendekati 300 mg/dL, maka resiko terjadinya serangan jantung adalah lebih dari 2 kali. Kadar HDL harus meliputi lebih dari 25 persen dari kadar kolesterol total. Sebagai faktor resiko dari penyakit jantung atau stroke, kadar kolesterol total tidak terlalu penting dibandingkan dengan perbandingan kolesterol total dengan kolesterol HDL atau perbandingan kolesterol LDL dengan kolesterol HDL.

Belum diketahui secara pasti peningkatan kadar trigliserida yang tinggi meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung atau stroke, masih belum jelas. Kadar trigliserida darah diatas 250 mg/dL dianggap abnormal, tetapi kadar yang tinggi ini tidak selalu meningkatkan resiko terjadinya aterosklerosis maupun penyakit arteri koroner. Kadar trigliserid yang sangat tinggi (sampai lebih dari 800 mg/dL) bisa menyebabkan pankreatitis.

Penyebab kadar lemak yang terlalu tinggi antara lain:

– Obesitas

– Kurang olahraga
kurang olahraga berpotensi meningkatkan kadar trigliserida.

– Merokok
Nikotin dalam rokok dapat mempercepat proses penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah. Artinya, darah yang mengandung lemak tidak mengalir sehingga terjadi penumpukan yang ebrlebihan.

– Riwayat keluarga dengan hiperlipidemia

Pencegahan dan Pengobatan

Pencegahan sekaligus pengobatan bagi penderita Hiperlipidemia adalah dengan:
– Menurunkan berat badan

– Berhenti merokok
Berhenti merokok sama saja dengan meningkatkan kemampuan pembuluh darah untuk mengalirkan darah yang mengandung lemak.

– Menambah porsi olah raga
Olahraga memang tidak bisa membakar kolesterol seperti membakar jaringan lemak. Tetapi olahraga bisa mengurangi kadar trigliserida dan menstimulasi sistem enzim metabolisme di otot dan hati untuk mengubah beberapa kolesterol menjadi kolesterol baik HDL.

– Mengurangi jumlah lemak dan kolesterol dalam makanannya
caranya adalah dengan mengurangi makanan berlemak atau junkfood.