Cara Mengatasi Mata Lebam

Cara Mengatasi Mata LebamMata lebam terjadi jika jaringan disekitar mata mengalami cedera. Biasanya membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk membuat lebam ini hilang dan darah terserap kembali ke dalam tubuh. Mata lebam biasanya terjadi jika bagian mata terpukul atau terbentur benda tumpul. Hal ini tentu saja berbahaya dan bisa mengganggu penampilan. Ikuti tips berikut untuk membantu mengatasi mata lebam.

Mata lebam diawali dengan kelopak mata dan daerah sekitarnya yang menjadi hitam kebiruan, lalu berkembang menjadi ungu. Jika mendekati sembuh, warnanya akan berubah menjadi kekuningan. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya mata lebam, seperti pukulan di hidung atau sekitar mata karena cairan akan berkumpul di jaringan longgar dari kelopak mata.

Beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghilangkan mata lebam, yaitu:

* Menempelkan kantung es yang dibungkus dengan kain tipis ke daerah sekitar mata yang lebam tanpa memberikan banyak tekanan. Hal ini berguna untuk mengurangi pembengkakan dan menghentikan pendarahan internal.

* Usahakan menempel kantung es tidak dalam posisi tidur, tapi naikkan posisi kepala dengan menggunakan bantal untuk mengurangi bengkak.

* Bisa juga menggunakan tanaman peterseli, karena memiliki sifat anestesi dan anti peradangan. Menggiling beberapa peterseli cincang yang dicampur dengan batu es, lalu tuang ke dalam palstik dan letakkan di lemari es hingga membeku.

* Jangan terlalu kuat mengeluarkan udara melalui hidung, karena bisa menyebabkan pembuluh darah kapiler mengalami pendarahan lagi.

* Jika mengalami nyeri akibat pendarahan atau pembengkakan jaringan di sekitar mata, maka jangan sesekali menggunakan aspirin untuk menghilangkannya. Karena aspirin memiliki sifat antikoagulan yang dapat mencegah pembekuan darah, sehingga lebam bisa bertambah besar dan sembuh lebih lama. Cobalah untuk mengonsumsi parasetamol atau acetaminophen.

* Melindungi daerah sekitar lebam dari risiko cedera lainnya, karena itu hindari aktivitas fisik atau olahraga yang berisiko kontak dengan mata sehingga memicu terjadinya cedera kembali.


Topik Terkait:
,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>